Rahma chaniago
Perhitungan subnetting bisa dilakukan dengan dua cara, cara binary dan cara khusus. Subnetting mencakup 4 hal: Jumlah Subnet, Jumlah Host per Subnet, Blok Subnet, dan Alamat Host- Broadcast.
Tabel subnet mask :



Contoh :
Pada ip address biasa ditulis 192.168.11.2, namun bila ditulis 192.168.11.2/24 maksudnya ip 192.168.11.2 dengan subnet mask 255.255.255.0
Bila menggunakan perhitungan binary, 24 berarti 11111111.11111111.11111111.00000000 (banyaknya angka 1 sebanyak 24). Dan bila dihitung 255.255.255.0 . Bagaimana mendapat angka 255 ?
1 1 1 1 1 1 1 1
128 64 32 16 8 4 2 1
Bisa dihitung dengan tabel di atas.

SUBNETTING PADA IP ADDRESS KELAS C
Bagaimana dengan network address 192.168.11.0/26 ?
Jawab :
192.168.11.0 berada di kelas C dengan subnet mask /26 bentuk binary : 11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192)

a. Jumlah subnet = 2x, x adalah banyak binary 1 pada octet terakhir. Jadi jumlah subnet 22 = 4 subnet
b. Jumlah host per subnet = 2y-2, y adalah banyak binary 0 pada octet terakhir. Jadi jumlah host per subnet = 26-2 = 62 host
c. Blok subnet = 256 – 192(nilai octet terakhir subnet mask)=64. Subnet berikutnya 64+64=128, dan 64+128=192. Jadi total subnetnya adalah 0,64,128,192
d. Alamat host & broadcast bisa dilihat di tabel berikut untuk penyusunannya

0 Responses

Poskan Komentar